Rektor UIAD Sinjai Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Andi Muchtar Mappatoba

SINJAI, uiad.ac.id— Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan dan masyarakat Kabupaten Sinjai atas wafatnya tokoh pendidikan dan politisi senior, Drs. H. Andi Muchtar Mappatoba, M.Pd. Almarhum mengembuskan napas terakhir di RSUD Sinjai pada Selasa malam, 17 Maret 2026.

Rektor Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai, Dr. Suriati, M.Sos.I. menyampaikan turut berduka cita yang mendalam, baik atas nama pribadi maupun atas nama pimpinan serta seluruh Civitas Akademika UIAD Sinjai.

Menurutnya, almarhum merupakan sosok yang sangat dikenal sebagai pribadi yang baik, bersahaja, dan memiliki dedikasi tinggi dalam dunia pendidikan. Pengabdian panjangnya dalam membangun dan mengembangkan perguruan tinggi Muhammadiyah di Sinjai menjadi jejak yang tidak akan terlupakan.

“Almarhum adalah tokoh pendidikan yang kontribusinya sangat besar. Beliau pernah memimpin STAIM Sinjai yang kini menjadi UIAD Sinjai. Selain itu, beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua STIP Muhammadiyah Sinjai dan menjadi Ketua Tim Pendiri Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi), yang lahir dari pengembangan STIP dan STISIP Muhammadiyah Sinjai,” ungkap Rektor.

Lebih lanjut disampaikan, kiprah almarhum dalam pengembangan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Sinjai tidak diragukan lagi, sehingga beliau layak dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah pendidikan daerah.

Selain di bidang pendidikan, almarhum juga dikenal luas oleh masyarakat melalui pengabdiannya di dunia politik. Ia tercatat pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Sinjai, serta melanjutkan pengabdian sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2019–2024.

Bahkan hingga menjelang akhir hayatnya, almarhum masih aktif mengabdi sebagai anggota Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Sinjai.

Rektor UIAD Sinjai berharap, seluruh amal ibadah dan pengabdian almarhum selama hidupnya mendapat balasan terbaik dari Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

“Semoga almarhum husnul khatimah dan segala jasa serta pengabdiannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tutupnya.

Leave a Reply