Refleksi Qur’ani Menyambut Tahun Baru, HIMPIAT UIAD Gelar Konser Al-Qur’an 30 Juz ke-VI

SINJAI, uiad.ac.id—Menyambut pergantian tahun, Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HIMPIAT) Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai kembali menggelar Konser Al-Qur’an 30 Juz untuk keenam kalinya. Kegiatan refleksi akhir tahun ini berlangsung khidmat di Masjid Raayatul Hidayah, Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Rabu (31/12/2025).

Mengusung tema “Berkah Al-Qur’an Mengiringi Pergantian Tahun di Bumi Panrita Kitta”, konser ini menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus ikhtiar menghadirkan suasana pergantian tahun yang bernilai Qur’ani, tenang, dan penuh makna.

Pembukaan kegiatan dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam (FUKIS) UIAD, Dr. Faridah, M.Sos.I, Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Siar Ni’mah, S.Ud., M.Ag., Koordinator Wilayah FKMTHI Sulawesi, Salman, para alumni Prodi IAT, serta perwakilan lembaga kemahasiswaan di lingkungan UIAD Sinjai.

Ketua Panitia, Hadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Konser Al-Qur’an 30 Juz merupakan puncak dari rangkaian pembinaan melalui The Mufassir Camp VI yang dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan di Masjid Islamic Center Tanassang, Sinjai Utara. Kegiatan tersebut difokuskan pada peningkatan hafalan, kualitas bacaan, serta penguatan adab terhadap Al-Qur’an.

Sementara itu, Ketua Umum HIMPIAT UIAD, Khair Khalis, berharap kegiatan ini dapat menjadi wasilah keberkahan bagi masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antarmahasiswa serta seluruh elemen yang terlibat.

Apresiasi juga disampaikan oleh Koordinator Wilayah FKMTHI Sulawesi, Salman, yang menilai Konser Al-Qur’an 30 Juz sebagai bentuk penyambutan akhir tahun yang berbeda dan sarat nilai. Menurutnya, kegiatan ini menghadirkan alternatif refleksi yang Qur’ani, jauh dari hiruk-pikuk dan euforia berlebihan, sehingga menciptakan suasana yang lebih damai dan bermakna.

Konser Al-Qur’an 30 Juz telah menjadi agenda rutin akhir tahun HIMPIAT UIAD Sinjai, sekaligus wujud komitmen mahasiswa dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan menguatkan identitas Kabupaten Sinjai sebagai Bumi Panrita Kitta.

Leave a Reply