Rangkaian Program Bekal Pemimpin, Dosen IAIM Sinjai Edukasi Nelayan di Wakatobi

WAKATOBI, iaimsinjai.ac.id—Salah satu dosen Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai, Hasmiati, S.Pd.I., M.Pd.I. mengikuti Sensing dan Pendampingan Serta Penguatan Kapasitas Kelompok Nelayan Skala Kecil bertempat di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Dosen IAIM Sinjai ini, bersama 4 orang lainnya, Wa Ode Sarah dari Universitas Papua, Simon Rafael dari fasilitator Sekolah Penggerak Kemendikbud, Rafid A. Shidqi dari Project Leader & Co-Founder Thresher Shark Indonesia, consultan di Asian Development Bank dan Hardin dari Dinas Kelautan dan Perikanan Wakatobi.

Program yang digagas oleh Bekal Pemimpin ini tindak lanjut dari webinar yang diikuti beberapa waktu lalu secara virtual dari berbagai latar bekalang ini, merupakan hasil seleksi yang ketat dengan latar bekalang yang berbeda-beda dan orang-orang terpilih.

Hal itu disampaikan Hasmiati, saat dimintai keterangan oleh media. Mia sapaan akrabnya menjelaskan kedatangannya di Kabupaten Wakatobi melakukan kegiatan prototype yang berlokasi di Wakatobi dengan sensing dan pendampingan serta, penguatan kapasitas kelompok nelayan skala kecil.

“Selain itu, melakukan edukasi kepada ibu-ibu nelayan skala kecil dalam mengelolah keuangan melakukan parenting yang ada di Wangi-wangi, ada sebanyak 20 ibu-ibu yang hadir dan bapak-bapaknya skitar 25 orang sebagai peserta,” kata Mia yang juga merupakan Kaprodi PGMI IAIM.

Informasi yang berhasil dikumpulkan media, kegiatan ini telah berlangsung sejak 22 Januari 2022 lalu hingga 27 Januari 2022 kemarin, dan didukung oleh Bekal Pemimpin Upaya Indonesia Damai, United in Diversity dan merupakan rangkaian dari proses bekal pemimpin.

Humas IAIMS

Leave a Reply