MAKASSAR, uiad.ac.id — Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai menunjukkan komitmennya dalam penguatan tata kelola kehumasan dengan mengutus dua perwakilan untuk mengikuti Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Muhammadiyah Sulawesi Selatan yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM Sulawesi Selatan dengan mengusung tema “Merawat Reputasi, Menubuhkan Islam Berkemajuan”. Pelatihan tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Majelis Pustaka dan Informasi daerah, staf pimpinan, serta perwakilan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Sulawesi Selatan.
Dua perwakilan Humas UIAD Sinjai yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini yakni Andi Muhammad Fatahillah M., M.Pd., dan A. Wahyul Khair, S.E. Selain itu, utusan dari Kabupaten Sinjai juga berasal dari PDM Sinjai sebanyak dua orang serta satu orang dari Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi).
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Prof. Ambo Asse selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan reputasi digital sebagai bagian dari dakwah Persyarikatan di era modern.
“Kita berharap melalui kegiatan ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah semakin memahami pentingnya manajemen reputasi digital berbasis nilai-nilai Islam dan dakwah berkemajuan,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia, Umar Sadiq, melaporkan bahwa pelatihan ini dirancang sebagai wadah peningkatan kapasitas sumber daya manusia Muhammadiyah dalam mengelola komunikasi publik secara strategis dan profesional di ruang digital.
Sementara itu, Ketua MPI PWM Sulsel, Dr. Hadi Saputra, menjelaskan bahwa peserta akan dibekali berbagai materi komprehensif terkait manajemen reputasi digital, mulai dari penguatan nilai hingga praktik teknis produksi konten.
Adapun materi yang diberikan meliputi integrasi nilai Islam dalam reputasi digital, strategi membangun citra positif Persyarikatan, pemetaan stakeholder dan manajemen krisis reputasi, hingga keamanan siber. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis seperti standar konten visual Muhammadiyah, teknik jurnalistik, penulisan rilis berita berbasis AI, serta praktik pembuatan dan pengeditan konten audio visual untuk media sosial.
Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini, diharapkan Humas UIAD Sinjai dapat semakin adaptif dan profesional dalam mengelola informasi serta memperkuat citra institusi di era digital, sejalan dengan semangat dakwah Islam berkemajuan.








