SINJAI, uiad.ac.id—Sebanyak 30 orang mahasiswa akhir Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai sukses melewati Ujian Munaqasyah Skripsi Tahun Akademik 2023/2024 bertempat diruang senat lantai 5 gedung K.H. Ahmad Dahlan. Selasa, (27/06).
Spesial dihari ini, 30 mahasiswa tersebut diuji oleh Dr. K.H. Hamzah Harun, LC., M.A. dari Kopertais Wilayah VIII Sulawesi, Maluku dan Papua.
Salah satu mahasiswa UIAD Sinjai, Muhlis menyampaikan rasa syukurnya bisa melewati Ujian yang dinilai banyak mahasiswa akhir sebagai momok menakutkan, “Alhamdulillah, selesai melewati proses yang begitu penting ini, sebelumnya butuh perjuangan untuk sampai ditahap ini,” katanya.
Sementara Ketua Panitia Ujian Munaqasyah UIAD, Dr. Suriati, M.Sos.I., menyampaikan Ujian Skripsi merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa untuk mencapai kelulusan.
“Sidang skripsi merupakan perjuangan akhir bagi seorang mahasiswa agar dapat memperoleh gelar sarjana setelah bertahun-tahun menjalani masa kuliah. Tahapan ini dilangsungkan setelah mahasiswa selesai melalui proses pembuatan skripsi, seperti penelitian dan bimbingan,” katanya.
Tentu saja dalam pelaksanaan Ujian Munaqasyah ini ada tujuan yang harus dicapai.
“Tujuan dari diadakannya sidang skripsi adalah untuk menilai wawasan, pengetahuan, kemampuan, dan juga kedalaman akademik yang dimiliki seorang mahasiswa. Ujian skripsi juga bertujuan untuk melakukan penilaian terhadap penalaran dan analisis mahasiswa,” lanjutnya.
Selain itu, sidang skripsi juga bertujuan menilai kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan berbagai teori yang sesuai dengan disiplin keilmuan dari suatu program studi yang ditempuh mahasiswa tersebut.
“Sehingga dengan adanya sidang skripsi, dosen atau pembimbing mampu memberikan penilaian terhadap mahasiswa,” tutupnya.










